<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="351">
 <titleInfo>
  <title>BUILDING WOW INDONESIA TOURISM AND CREATIVE INDUSTRY</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sapta Nirwandar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>PT. Gramedia Pustaka Utama</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kepariwisataan dan ekonomi kreatif merupakan potensi luar biasa besar yang dimiliki Indonesia. Negara ini memiliki sekitar 17.100 pulau, 300 suku dan etnis, dan lebih dari 700 bahasa daerah. Semua model wisata ada dan bisa dikembangkan, mulai dari wisata yang mengandalkan keindahan dan kekayaan alam hingga keberagaman sosial-budaya. Belum lagi, potensi dari industri kreatif yang terus berkembang di negara ini dipastikan juga bisa menarik wisatawan datang ke tanah air. Tidak berlebihan bila dikatakan kepariwisataan bisa menjadi tumpuan utama dalam memperoleh devisa negara di masa mendatang.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hanya saja, untuk mewujudkan semua itu, masih terdapat berbagai tantangan yang harus dihadapi. Namun, perlu ditegaskan bahwa tantangan utama bukan terletak pada ketersediaan infrastruktur dan sarana sik, tetapi pada cara pandang bangsa ini pada dunia kepariwisataan itu sendiri. Selama kepariwisataan dan ekonomi kreatif belum dipandang sebagai industri strategis, maka penanganannya pun akan biasa-biasa saja.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Melalui buku ini, Sapta Nirwandar menuangkan ide dan gagasannya dalam mengelola kepariwisataan dan ekonomi kreatif di negara ini secara revolusioner dan utuh. Ia memaparkan bahwa pengelolaan bidang ini tidak hanya mengenai penataan destinasi, tapi juga mencakup pembuatan kebijakan-kebijakan yang secara langsung bisa mengembangkan dunia pariwisata. Buku ini bisa menjadi acuan dalam mengembangkan pariwisata dan industri kreatif di Indonesia yang WOW. Buku ini juga memaparkan banyak sekali contoh yang sudah dilakukan negaranegara lain dalam membangun dunia pariwisata untuk diterapkan di sini.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Pariwisata</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Tourism</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Indonesia</topic>
 </subject>
 <classification>910.2</classification>
 <identifier type="isbn">9786020308573</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>POLITEKNIK PARIWISATA PRIMA INTERNASIONAL UPT. PERPUSTAKAAN - OPAC (Online Public Access Catalog)</physicalLocation>
  <shelfLocator>910.2 NIR b</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">B00303</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpus Utama</sublocation>
    <shelfLocator>910.2 NIR b</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>Building_WOW_Indonesia_Tourism_And_Creative_Industry_-_Sapta_Nirwandar.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>351</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-03-30 09:08:57</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-03-30 09:10:23</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>